Pengertian Juncto Dalam Hukum Serta Penggunaannya
Juncto adalah istilah yang berasal dari bahasa Latin yang berarti “bersama-sama” atau “bersatu”. Dalam konteks hukum, juncto sering digunakan untuk menggambarkan suatu hal yang dilakukan secara bersama-sama atau bersatu dengan hal lainnya.
Istilah ini biasanya digunakan dalam dokumen hukum, seperti surat perjanjian atau putusan pengadilan. Dalam kamus hukum, juncto mengaitkan atau menghubungkan dua peraturan, bisa berupa undang-undang, pasal, atau ketentuan lainnya. Jadi, juncto memiliki arti yang berkaitan dengan atau berhubungan dengan sesuatu
Penggunaan Juncto
Penggunaan juncto sering ditemukan di antara dua pasal peraturan perundang-undangan. Misalnya, jika seseorang membantu melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, maka ia dapat didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 55 KUHP tentang membantu melakukan tindak pidana. Sehingga, secara lengkap, ia didakwa dengan: “Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 KUHP”.
Contoh Penggunaan Juncto dalam Pasal
-
Menghubungkan Pasal dalam UU: Pasal 28 ayat (1) jo. Pasal 45A ayat (1) UU 1/2024
Penggunaan juncto dalam pasal di atas artinya, jika seseorang melanggar rumusan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 28 ayat (1) UU 1/2024, ia dijerat pidana sebagaimana disebutkan dalam Pasal 45A ayat (1) UU 1/2024. Contoh penggunaannya adalah:
Setiap Orang yang dengan sengaja mendistribusikan dan/atau mentransmisikan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi pemberitahuan bohong atau informasi menyesatkan yang mengakibatkan kerugian materiel bagi konsumen dalam Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana denganpidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
-
Menghubungkan Pasal dalam KUHP: Pasal 340 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
Adapun arti penggunaan juncto dalam pasal tersebut adalah seseorang telah melakukan pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-bersama dengan orang lain. Contoh penggunaannya adalah:
*Jika seseorang membantu melakukan pembunuhan berencana, maka ia dapat didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 55 KUHP tentang membantu melakukan tindak pidana.
-
Penggunaan Juncto dalam Kedua Peraturan Perundang-Undangan yang Berbeda: Pasal 117 UU Ketenagakerjaan jo. Pasal 1 angka 3 UU PPHI
Artinya, jika terjadi perselisihan karena tidak adanya kesesuaian pendapat saat membuat perjanjian kerja bersama, maka dapat diselesaikan melalui penyelesaian perselisihan kepentingan. Contoh penggunaannya adalah:
Jika terjadi perselisihan antara pihak-pihak dalam perjanjian kerja bersama, maka dapat diselesaikan dengan mengacu pada Pasal 117 UU Ketenagakerjaan dan Pasal 1 angka 3 UU PPHI.
Juncto adalah istilah dalam hukum yang digunakan untuk menghubungkan dua peraturan perundang-undangan. Penggunaannya sering ditemukan di antara dua pasal peraturan perundang-undangan dan dapat digunakan untuk menghubungkan undang-undang satu dengan undang-undang lainnya.


