• Pengelola Lab Fahum
    • Kegiatan Laboratorium
    • Pengelola Laboratorium
  • id ID
    • en EN
    • id ID
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
No Result
View All Result

Isi Tritura (Tri Tuntutan Rakyat) 10 Januari 1966 serta Maknanya

Annisa by Annisa
Desember 30, 2024
in Opini
0
Isi Tritura (Tri Tuntutan Rakyat) 10 Januari 1966 serta maknanya

Isi Tritura (Tri Tuntutan Rakyat) 10 Januari 1966 serta maknanya

Pengertian Tritura

Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) merupakan sejarah yang mencerminkan perubahan politik signifikan di Indonesia. Lahirnya Orde Baru, pada tanggal 10 Januari 1966, ditandai dengan munculnya Tritura sebagai gagasan perjuangan yang dirumuskan oleh Angkatan “66/KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia)”. Tri Tuntutan Rakyat mengekspresikan tiga tuntutan utama, yaitu pembubaran PKI, perombakan Kabinet Dwikora, dan penurunan harga.

Isi Tritura

Isi Tri Tuntutan Rakyat mencakup tiga tuntutan pokok yang diungkapkan oleh mahasiswa pada tanggal 9 Januari 1966:

  1. Pembubaran PKI

    Mahasiswa menuntut pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai respons terhadap keterlibatan PKI dalam Peristiwa G30S 1965 dan krisis politik yang terjadi.

  2. Perombakan Kabinet Dwikora

    Mahasiswa mendesak perombakan kabinet, khususnya menghilangkan unsur-unsur yang terkait dengan PKI, guna merestrukturisasi pemerintahan dan mengembalikan kepercayaan rakyat.

  3. Turunkan Harga

    Menghadapi krisis ekonomi, mahasiswa menuntut penurunan harga barang untuk meringankan beban ekonomi rakyat.

Tuntutan ini, terutama yang pertama dan kedua, sebelumnya telah disuarakan oleh KAP-Gestapu (Kesatuan Aksi Pengganyangan Gerakan 30 September), tetapi tuntutan ketiga baru muncul saat Tri Tuntutan Rakyat diumumkan.

Dampak Tritura

  1. Krisis Politik dan Ekonomi

    Tuntutan Tri Tuntutan Rakyat memperburuk situasi keamanan dan ketertiban, memaksa Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) yang memberikan wewenang kepada Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

  2. Perubahan Politik Mendasar

    Supersemar menjadi titik awal lahirnya Orde Baru, menggantikan Orde Lama dan membawa perubahan politik fundamental di Indonesia.

  3. Akhir Orde Lama

    Dampak Tri Tuntutan Rakyat membawa akhir masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin (Orde Lama) sejak tahun 1959 sampai 1966. Berakhirnya pemerintahan Ir. Soekarno yang diganti Soeharto (Orde Lama) yang kemudian menjadi Demokrasi Pancasila.

  4. Perjuangan Bersama Mahasiswa

    Tritura menandai perjuangan bersama mahasiswa dalam membentuk arah politik dan kebijakan negara. Diprakarsai oleh KAMI, Tritura berhasil memformulasikan tuntutan yang memobilisasi kekuatan mahasiswa se-Indonesia.

  5. Momen Bersejarah

    Demonstrasi Tritura pada tanggal 10 Januari 1966 dianggap sebagai momen bersejarah, yang kini diperingati setiap tahun sebagai Hari Tritura.

  6. Dukungan dari Berbagai Kesatuan

    Aksi Tritura mendapatkan dukungan luas dari berbagai kesatuan, termasuk Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI), Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI), Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI), dan Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI).

Melalui perjuangan mahasiswa dan Tritura, Indonesia mengalami perubahan besar dalam peta politiknya, membuka babak baru dengan lahirnya Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto.

Tags: 10 Januari 1966isi trituraTri Tuntutan Rakyattritura
Previous Post

Hak Asasi dalam Bidang Ekonomi: Ekonomi dan Hak Milik

Next Post

Alhamdulillah Ari Afriandi Depari Mahasiswa Fakultas Hukum Juara 1 Umum Kejuaraan Arung Jeram Internasional

Next Post
Alhamdulillah Ari Afriandi Depari Mahasiswa Fakultas Hukum Juara 1 Umum Kejuaraan Arung Jeram Internasional

Alhamdulillah Ari Afriandi Depari Mahasiswa Fakultas Hukum Juara 1 Umum Kejuaraan Arung Jeram Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

By Categories

  • Agenda
  • Berita
  • Dosen Menulis
  • Education
  • Galeri
  • Info
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Fakultas
  • Kegiatan Mahasiswa
  • KKN Internasional
  • KKN Lokal
  • KKN Nasional
  • Kolom Alumni
  • National
  • Opini
  • Pengumuman
  • Politics
  • Prestasi
  • Program Studi
  • Social Media
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized
  • Visi & Misi

Gedung C Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238 Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

© 2024 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

slot88