• Pengelola Lab Fahum
    • Kegiatan Laboratorium
    • Pengelola Laboratorium
  • id ID
    • en EN
    • id ID
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
No Result
View All Result

Kerajaan Pajang: Sejarah, Raja dan Peninggalannya

Annisa by Annisa
Januari 11, 2025
in Opini
0
Kerajaan Pajang Sejarah, Raja dan Peninggalannya

Kerajaan Pajang Sejarah, Raja dan Peninggalannya

Kerajaan Pajang: Sejarah, Raja dan Peninggalannya

Kerajaan Pajang adalah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada tahun 1568 di daerah Kartasura, Surakarta, Jawa Tengah. Kerajaan ini merupakan kelanjutan dari Kerajaan Demak, yang didirikan oleh Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya. Jaka Tingkir, yang merupakan menantu Sultan Trenggono, mendirikan Kerajaan Pajang setelah menyingkirkan Arya Penangsang dan memindahkan pusat pemerintahan dari Demak ke Pajang.

Pajang awalnya merupakan daerah bawahan Kerajaan Demak, tetapi setelah runtuhnya Demak, Pajang menjadi kerajaan yang mandiri.Kerajaan Pajang mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Hadiwijaya, yang menjabat selama 15 tahun.

Pada masa ini, Pajang mengalami perkembangan yang pesat dalam bidang pertanian, dan menjadi lumbung beras utama di Jawa. Wilayah kekuasaan Pajang mencakup Madiun, Blora, dan Kediri.Namun, setelah 21 tahun berdiri, Pajang mengalami kemunduran dan runtuh pada tahun 1587.

Beberapa peninggalan yang masih tersisa dari Kerajaan Pajang antara lain Masjid Laweyan, Pasar Laweyan, dan Bandar Kabanaran. Peninggalan lainnya adalah reruntuhan yang dipercaya sebagai petilasan Kerajaan Pajang di daerah Pajang sendiri

Raja Kerajaan Pajang

  1. Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir) (1568-1583 M)

    Nama aslinya Mas Karebet, putra Ki Ageng Pengging.
    Menggantikan Kesultanan Demak setelah pemberontakan Arya Penangsang.
    Membunuh Arya Penangsang dan menjadi pewaris tahta Kesultanan Demak.

  2. Arya Pangiri (Ngawantipura) (1583-1586 M)

    Berasal dari Demak.
    Menjabat setelah kematian Sultan Hadiwijaya.

  3. Pangeran Benawa (Sultan Prabuwijaya) (1586-1587 M)

    Anak dari Sultan Hadiwijaya.
    Meninggal pada tahun 1587, yang menjadi akhir dari Kerajaan Pajang

Runtuhnya Kerajaan Pajang

Sultan Hadiwijaya, yang juga dikenal sebagai Jaka Tingkir, meninggal setelah sakit yang diakibatkan oleh perang dengan Kerajaan Mataram. Kematian ini menyebabkan kerajaan menjadi rentan terhadap perebutan kekuasaan. Setelah kematian Sultan Hadiwijaya, tahta kerajaan diambil alih oleh Arya Pangiri, anak dari Sultan Prawoto, raja keempat Kerajaan Demak. Arya Pangiri lebih banyak mengutamakan keinginannya untuk menaklukan Mataram daripada memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.

Pangeran Benawa, putra Sultan Hadiwijaya, kemudian mengambil alih kepemimpinan. Namun, masa kepemimpinannya tidak berlangsung lama dan tidak ada putera mahkota yang meneruskan tahtanya. Akibatnya, Kerajaan Pajang diwariskan menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram.

Kepemimpinan Arya Pangiri yang tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat menyebabkan kondisi rakyat Pajang semakin buruk, memperburuk situasi dan mempercepat keruntuhan kerajaan. Pada akhirnya, Kerajaan Pajang runtuh dan wilayahnya diambil alih oleh Kerajaan Mataram, membentuk dasar bagi pembentukan Kerajaan Mataram Islam yang lebih besar dan lebih kuat.

Peninggalan Kerajaan Pajang

  1. Masjid yang didirikan oleh Sultan Hadiwijaya, masih ada hingga sekarang.

  2. Pasar yang masih ada di daerah Laweyan, Surakarta.

  3. Tempat perdagangan yang masih ada di daerah Kabanaran, Surakarta.

  4. Beberapa reruntuhan yang ditemukan di daerah Pajang, yang dipercaya sebagai petilasan Kerajaan Pajang

 

Tags: jatengkerajaan di Surakartakerajaan islam jawakerajaan pajangraja kerajaan pajangruntuhnya kerajaan pajangsejarah kerajaan
Previous Post

Pengertian Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Next Post

Diplomatik: Pengertian ,Fungsi dan Contohnya

Next Post
Diplomatik: Pengertian ,Fungsi dan Contohnya

Diplomatik: Pengertian ,Fungsi dan Contohnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

By Categories

  • Agenda
  • Berita
  • Dosen Menulis
  • Education
  • Galeri
  • Info
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Fakultas
  • Kegiatan Mahasiswa
  • KKN Internasional
  • KKN Lokal
  • KKN Nasional
  • Kolom Alumni
  • National
  • Opini
  • Pengumuman
  • Politics
  • Prestasi
  • Program Studi
  • Social Media
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized
  • Visi & Misi

Gedung C Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238 Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

© 2024 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

slot88