• Pengelola Lab Fahum
    • Kegiatan Laboratorium
    • Pengelola Laboratorium
  • id ID
    • en EN
    • id ID
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
No Result
View All Result

Kitab Sutasoma: Sejarah, isi, dan Maknanya

Annisa by Annisa
Desember 30, 2024
in Opini
0
Kitab Sutasoma Sejarah isi dan Maknanya

Kitab Sutasoma Sejarah isi dan Maknanya

Kitab Sutasoma

Kitab Sutasoma merupakan salah satu karya sastra peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit yang dikarang oleh Empu Tantular. Kitab ini terbuat dari daun lontar dan ditulis dengan menggunakan aksara Bali.

Sejarah Kitab Sutasoma

Kitab Sutasoma mencatat perjalanan hidup Sutasoma, seorang anak raja yang memilih keluar dari kerajaan untuk belajar menjadi pendeta Buddha. Dalam kitab ini juga terdapat asal muasal dari semboyan negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu “Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa”.

Isi Kitab Sutasoma

Kitab Sutasoma, juga dikenal sebagai Kakawin Sutasoma, merupakan karya sastra yang ditulis oleh Empu Tantular pada abad ke-14 Masehi. Kitab ini tergolong dalam kakawin, istilah untuk tembang atau syair dalam bahasa Jawa Kuno yang iramanya didasarkan pada irama dari India. Meskipun demikian, isi dari ini memiliki makna yang mendalam dan sarat akan pesan-pesan moral.

Kisah Pangeran Sutasoma

Kitab Sutasoma mengisahkan perjalanan hidup Pangeran Sutasoma, seorang anak raja yang memilih untuk meninggalkan kerajaannya demi belajar menjadi seorang pendeta Buddha.

Dalam perjalanannya, Sutasoma menghadapi berbagai cobaan dan godaan yang menguji keberanian dan ketabahannya. Salah satu bagian penting dari kisah ini adalah ketika Sutasoma menawarkan diri untuk menjadi santapan Batara Kala sebagai ganti atas 100 raja yang ditawan oleh Purusada. Tindakan luar biasa ini menggambarkan keteguhan tekad dan pengorbanan yang tinggi .

Toleransi Beragama

Selain kisah perjalanan Sutasoma,  juga mengajarkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama, khususnya antara Hindu dan Buddha. Pesan tentang pentingnya toleransi dan persatuan di tengah perbedaan ini sangat relevan hingga saat ini. Bahkan, semboyan negara Kesatuan Republik Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika”, berasal dari kitab ini, yang menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman .

Makna Kitab Sutasoma

  1. Keseimbangan Antara Keberanian dan Belas Kasih

    Menyiratkan pesan mendalam tentang keseimbangan antara keberanian dan belas kasih. Sikap tegas Sutasoma terhadap tawaran menjadi santapan Bataca Kala, demi kebebasan tawanan, menggambarkan keberanian dan pengorbanan yang terkandung dalam ajaran Buddha.

  2. Nilai-Nilai Keberanian dan Ketaqwaan

    Perjuangan Sutasoma melawan caksa, makhluk gaib, dan kesulitan lainnya menciptakan narasi yang sarat dengan nilai-nilai keberanian dan ketaqwaan. Setiap ujian dihadapi dengan tekad dan keyakinan pada ajaran spiritualnya.

  3. Pengampunan dan Kebijaksanaan

    Kisah Pucusada, yang bertubat dan diberikan pengampunan setelah melibatkan diri dalam praktik kejam, menggambarkan kebijaksanaan dan kekuatan pengampunan. Hal ini menegaskan pentingnya perdamaian dan transformasi pribadi.

  4. Ajaran Penuh Makna

    Kitab Sutasoma bukan sekadar kisah epik, melainkan karya sastra yang sarat makna. Setiap episode dan tindakan Sutasoma mengandung ajaran moral, spiritual, dan filosofis yang mendalam.

Tags: isi kitab sutasomakitab sutasomaMakna Kitab SutasomaSejarah Kitab Sutasoma
Previous Post

Perjanjian Internasional: Pengertian, Fungsi dan Tahapannya

Next Post

Profil Cipto Mangunkusumo Salah Satu Tokoh Tiga Serangkai

Next Post
Profil Cipto Mangunkusumo Salah Satu Tokoh Tiga Serangkai

Profil Cipto Mangunkusumo Salah Satu Tokoh Tiga Serangkai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

By Categories

  • Agenda
  • Berita
  • Dosen Menulis
  • Education
  • Galeri
  • Info
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Fakultas
  • Kegiatan Mahasiswa
  • KKN Internasional
  • KKN Lokal
  • KKN Nasional
  • Kolom Alumni
  • National
  • Opini
  • Pengumuman
  • Politics
  • Prestasi
  • Program Studi
  • Social Media
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized
  • Visi & Misi

Gedung C Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238 Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

© 2024 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

slot88