• Pengelola Lab Fahum
    • Kegiatan Laboratorium
    • Pengelola Laboratorium
  • id ID
    • en EN
    • id ID
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
No Result
View All Result

Pangkostrad: Preman Tidak Boleh Ada Di Kampus

UMSU by UMSU
September 3, 2016
in Berita
0

edyramayadi1Perguruan Tinggi jangan pernah bergeming dengan preman. Preman adalah lambang kebodohan dan membuat masyarakat sakit. Untuk itu mereka tidak boleh ada di kampus.

“Saya minta Pak Rektor jangan pernah bergeming kepada preman,” kata Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi saat memberikan kuliah umum tentang Bela Negara di hadapan 4.900 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tahun 2016 di Kampus Jalan Kapt. Mukhtar Basri , Sabtu (3/9).

“Saya bertanggung jawab terhadap omongan saya ini, silakan datang kalau ada pihak yang tidak terima dengan omongan saya,” tegasnya yang disambut tepuk tangan dari para mahasiswa baru dan sivitas akademika UMSU serta pimpinan Ortom Muhammadiyah yang hadir.

Turut hadir dalam acara ini selain rektor juga para Wakil Rektor Dr Muhammad Arifin, Akrim, M.Pdi, Rudianto, M.Si, para sivitas akademika, Ketua BPH UMSU Firdaus Naly, pimpinan Ortom Muhammadiyah termasuk Pimpinan Komisariat IMM se UMSU serta Dandim 0201/BS Kolonel Inf M. Ridwan.

Lebih lanjut Pangkostrad mengatakan, aksi preman sudah meresahkan masyarakat dan sasarannya banyak para intelektual muda yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Preman telah membuat masyarakat (korban) sakit dan bahkan korbannya ada yang meninggal dunia. Tindakan mereka tidak dapat ditolerir dan harus ditumpas habis terutama di kampus-kampus terutama di Kota Medan. Jika mereka hidup subur, berapa banyak intelektual muda kita yang terancam dalam menuntut ilmu yang efeknya merusak dunia pendidikan kita.

Foto Azib

Di hadapan mahasiswa baru, Pangkostrad menegaskan keberadaan preman telah merugikan bangsa ini. Dia menyinggung bahwa saat ini banyak preman berdasi, itu pun harus diwaspadai agar tidak hidup di kampus. Preman telah ada di semua lini baik di pemerintahan maupun di legislatif. Mereka ada yang bertitel doktor, padahal menurut Pangkostrad doktor diraih dengan rasa tanggung jawab keilmuan untuk kemaslahatan manusia yang sudah disumpah di depan Allah swt.

Pangkostrad memotivasi mahasiswa baru untuk terus bekerja keras menuntut ilmu karena akan banyak rintangan yang dihadapi tetapi jangan pernah menyerah. “Jangan pernah menyerah adalah salah satu yang diperlukan dalam Bela Negara,” katanya.

Sementara Rektor UMSU Dr Agussani, MAP memberikan apresiasi kepada Pangkostrad karena ikut mengambil andil dalam rangka memberikan proses pendidikan awal bagi mahasiswa baru UMSU. Kuliah umum ini sejalan dengan kebijakan Menteristek Dikti setiap mahasiswa baru harus mendapatkan wawasan Bela Negara. Maka untuk itu, tahun ini, sesuai dengan kebijakan sivitas akademika UMSU, Pangkostrad merupakan sosok yang pantas untuk menyampaikan kuliah umum ini. “UMSU mengucapkan terimakasih kepada Pangkostrad terus aktif dalam rangka memberi motivasi kepada UMSU terutama pada upaya pengembangan kampus menuju kampus terpadu,” katanya.

Rektor Dr Agussani, MAP menegaskan UMSU sebagai amal usaha Muhammadiyah berperan penting dalam mendidik anak bangsa, dan ini tidak terlepas dari Bela Negara. UMSU berperan dalam mendorong bela negara dengan mencantumkan mata kuliah kewarganegaraan yang wajib diikuti mahasiwa.***

Tags: kuliah umum tentang Bela NegaraLetjen TNI Edy Rahmayadipangkostrad
Previous Post

Mahasiswa UMSU Bermartabat Dan Harus Inovatif

Next Post

Pangkostrad Tularkan Bela Negara Kepada 4.900 Mahasiswa Baru UMSU

Next Post

Pangkostrad Tularkan Bela Negara Kepada 4.900 Mahasiswa Baru UMSU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

By Categories

  • Agenda
  • Berita
  • Dosen Menulis
  • Education
  • Galeri
  • Info
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Fakultas
  • Kegiatan Mahasiswa
  • KKN Internasional
  • KKN Lokal
  • KKN Nasional
  • Kolom Alumni
  • National
  • Opini
  • Pengumuman
  • Politics
  • Prestasi
  • Program Studi
  • Social Media
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized
  • Visi & Misi

Gedung C Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238 Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

© 2024 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

slot88
  • slot gacor terpercaya
  • slot88